Puncak Gunung Pranji Desa Pengaringan

Sebelum saya menulis ini saya sendiri juga tidak percaya solanya berita ini saya cuma copy paste dari mendia online kebetulan saya juga dah lama banget ga pernah naik ke gunung Pranji, desa saya adalah desa condong campur yang paling deket sama gunung pranji, jadi saya belum pernah surve ke lokasi, Bukit atau yang di kenal dengan Gunung Pranji menjulang cukup tinggi di antara perbukitan di Desa Watulawang dan Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Dari puncaknya, terlihat bentang alam yang sangat mempesona. Bahkan jika tidak ada kabut atau awan, puncak kembar Gunung Sumbing dan Sindoro yang berada nun jauh di sana, bisaterlihat sangat indah bersama terbitnya fajar. Bukit Pranji bisa dicapai dari Desa Watulawang maupun dari Desa Pengaringan. Di hari libur, Bukit Pranji menjadi tujuan hiking anak-anak sekolah. Beberapa pelancong lokal juga datang ke sana. Mereka datang mengunakan sepeda motor hingga di bawah puncak bukit. Sepeda motor kemudian dititipkan di rumah penduduk. Setelah itu, harus sedikitbersusah payah mendaki bukit dengan jalan kaki. Bahkan menurut Dodo (40) warga Dukuh Pranji Desa Pengaringan, beberapa pelancong sengaja datang ke Bukit Pranji pada malam hari. Mereka menginap dengan membuat tenda dengan tujuan agar bisa menikmati indahnya puncak Gunung Sumbing dan Sindoro bersama terbitnya fajar dari puncak Bukit Pranji. Hanya saja, Bukit Pranji yang mulai ramai dalam 3 tahun terakhir ini, terkadang ternodai oleh pasangan muda mudi yang berbuat mesum. “Jika kebetulan kepergok warga, pasti diberi peringatan dan disuruh pulang. Namun warga tidak bisa setiap saat mengawasi karena Bukit Pranji cukup luas,rimbun, dan jauh dari permukiman penduduk,” jelas Dodo yang beberapa kali memergoki pasangan mesum dan menemukan kondom yang sudah pakai. (Suk/krjogja), Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang di beritakan seperti diatas ini cuma informasi khususnya buat saya pribadi yang berasal dari desa Condong Campur Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen